GOPENG

GOPENG
JOM BERSAMA PAKAAN HARAPAN

Friday, July 05, 2013

Mesir diselubungi ketakutan

Mesir sedang diselubungi ketakutan ketika era baru penindasan dan kezaliman, sebuah negara autoritarian polis sedang berlaku, bermula dengan saluran TV ditutup, pemimpin-pemimpin parti utama, termasuk Mohamed Saad Katatni (gambar), Ketua Parti Kebebasan dan Keadilan (FJP) telah ditangkap. 

Ramai rakyat dibunuh kerana berdemo secara aman di Mesir.

Dalam satu kenyataan, Muaaz Saad Katatni, anak lelaki Katatni, telah mengesahkan bahawa ayahnya telah ditangkap .

"Hampir 12 lelaki berpakaian preman, datang ke rumah kami untuk menangkap Ayah, dan mereka membawanya ke lokasi yang tidak diketahui."

Muaaz Saad Katatni bangga dengan ayahnya karena ditangkap dalam sebuah misi perjuangan.

"Saya kasih ayah saya, dan keluarga kami sangat bangga karena ayah ditangkap dalam misi perjuangan untuk Islam, dan bangsanya. Kami akan meneruskan dengan apa yang diperjuangkannya. Semoga Allah Azzawajallah memberikan kekuatan kepada ayah agar mampu bertahan," katanya. 

Muaaz juga mengecam cara tentera melakukan kudeta pada pemerintahan Presiden Mesir, Muhammad Mursi.

 "Mereka yang menggaku dengan mengatakan membela kebebasan dan demokrasi, mengundang ayahku untuk melakukan dialog pada petang hari. Tetapi menangkap ayah pada malam harinya," 

Dengan sinis Muaaz mengatakan, "Selamat datang ke era baru kebebasan!"
Setelah pengumuman kudeta tentera di Mesir, para jenderal tentera langsung menghentikan semua saluran TV yang menyiarkan penentangan kudeta, atau media yang telah menyuarakan pandangan mengenai komentar pro-Konstitusi juga pro-Mursi. Sehingga publik tidak mendengar komentar para tokoh tersebut tetapi hanya pada satu sumber dari tentera Mesir sendiri. 

"Ini adalah awal dari era kebebasan! Bakinya akan datang... inilah awal kekuasaan tentera!" 

Berbagai saluran TV yang menyuarakan Islam langsung ditutup oleh tentera, dan berhenti siaran. 

Tindakan tentera Mesir menutup berbagai saluran TV maupun media lainnya sebelumnya tidak pernah dilakukan oleh pemerintahan Presiden Mursi. Bahkan ketika Presiden Mursi difitnah hingga media membuat berbagai propaganda keburukan Presiden Mesir tersebut. Tidak ada satupun media dan TV yang ditutup oleh Pemerintahan Presiden Mursi. 

Inikah yang diinginkan oleh para Sekuler dan Liberal Mesir? Daripada dipimpin Islam, lebih baik dipimpin semula oleh pengkhianat. Na'udzubillah. SUMBER
Comments
0 Comments

No comments :

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...